Perbedaan Velg Alloy dan Velg Kaleng

Perbedaan Velg Alloy dan Velg Kaleng – Kenapa banyak dari pemilik mobil lebih memilih velg alloy untuk mobil pribadi dibandingkan velg kaleng? Hal ini dikarenakan velg mobil alloy memiliki lebih banyak varian desain yang setiap waktu terus berkembang yang dapat meningkatkan penampilan mobil.

Sebenarnya, selain memiliki desain yang cukup banyak, ada alasan lain yang membuat banyak orang lebih memilih velg allot dibandingkan dengan velg kaleng. Lalu, apa saja perbedaan velg alloy dan kaleng ini? Berikut ulasannya bisa kamu simak di bawah ini :

Perbedaan Velg Alloy dan Velg Kaleng

Sebenarnya, masing-masing velg ini memiliki kelebihan dan juga kekurangannya masing-masing. Untuk mengetahui lebih lengkapnya bisa kamu simak berikut ini.

1 . Akselerasi

Velg jenis alloy ini dapat memberikan akselerasi yang lebih baik dibandingkan dengan velg kaleng. Hal ini dikarenakan velg alloy memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan kaleng.

2 . Getaran

Ketika mobil dipacu dengan kecepatan yang cukup tinggi, mobil yang menggunakan velg alloy akan terasa lebih minim getaran. Berbeda dengan velg kaleng yang lebih terasa akan getaran yang terjadi saat mobil dipacu dengan kecepatan yang tinggi. Hal ini dikarenakan velg alloy memiliki bentuk yang lebih presisi dan juga berat yang lebih ringan.

3 .  Stabilitas

Untuk urusan stabilitas, velg alloy masih lebih baik dibandingkan dengan velg kaleng. Terlebih apabila mobil sedang dipacu pada kecepatan yang cukup tinggi. Semakin besar getaran yang dirasa, maka stabilitas mobil juga akan semakin buruk.

4 . Handling

Mobil yang menggunakan velg alloy akan lebih baik handlingnya dibandingkan dengan kaleng. Dengan bobot yang ringan dan juga presisi, maka velg akan memberi akselerasi dan juga stabilitas yang lebih baik. Sehingga hal tersebut membuat mbil lebih mudah untuk dikendalikan termasuk pada saat berbelok.

5 . Desain

Untuk sisi desain ataupun bentuk, velg alloy tentu lebih memiliki desain yang sangat bervariasi. Hal ini tentu sangat cocok untuk kalian yang memang gemar melakukan modifikasi pada mobil kesayangan untuk meningkatkan penampilannya.

Sebaliknya, velg mobil kaleng memiliki desain yang cukup monoton dan itu-itu saja. Jika pun ada yang berbeda, hanya akan ditambahkan aksesori seperti dop velg.

6 . Kekuatan

Untuk kekuatan, velg kaleng yang terbuat dari besi atau baja murni ini memiliki durabilitas yang lebih baik dibandingkan dengan velg alloy. Dan juga lebih tahan terhadap benturan dan tekanan ketika menghantam jalanan yang berlubang.

7. Kualitas

Secara kualitas, velg kaleng memiliki kualitas yang lebih terjamin. Sementara untuk velg alloy memiliki kualitas yang berbeda tergantung dari proses pembuatan dan brand yang memproduksi velg tersebut.

Apakah kamu saat ini mulai tertarik untuk memiliki velg alloy untuk dipasangkan pada mobil kesayangan? Jika iya, maka segera beli velg alloy sekarang juga.

Beli Velg Alloy Hanya di HSR Wheel

Disaat brand lain hanya berfokus pada desain velg dan tanpa mempertimbangkan aspek lainnya seperti keamanan dan juga kenyamanan berkendara. HSR Wheel justru konsisten untuk menawarkan semuanya secara lengkap dan utuh. Mulai dari desain yang ciamik, keamanan yang teruji, dan juga kenyamanan maksimal yang bisa didapat ketika menggunakan velg mobil HSR Wheel.

Untuk menjaga konsistensi terhadap kualitas dan juga mutu, velg HSR ini hanya dijual melalui dealer resmi TKB Group Indonesia yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Untuk memudahkan calon konsumen, TKB Group juga memiliki program GRATIS ONGKIR untuk seluruh wilayah di Indonesia.

Tertarik untuk membeli velg HSR Wheel? Kamu bisa melihat daftar nama dealer dan alamat lengkapnya dengan mengunjungi laman resmi HSR Wheel Store.

Share Button

Cara Merawat Ban Mobil

Cara Merawat Ban Mobil – Saat ini masih banyak orang yang menganggap remeh dan kecil akan kondisi dan kualitas ban mobil nya sendiri. Padahal, untuk menghasilkan kinerja mobil yang maksimal maka kondisi ban juga perlu diperhatikan secara rutin. Karena memang ban mobil adalah satu-satunya komponen pada sebuah mobil yang bersentuhan langsung dengan aspal jalanan. Maka dari itulah alasan kenapa mobil ban mobil juga perlu dilakukan perawatan secara berkala.

Terlebih, dimusim hujan seperti saat ini yang memaksa untuk kamu sebagai pemilik mobil ekstra menjaga kondisi ban. Karena apabila ban mobil sedang tidak dalam kondisi yang maksimal, maka akan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau hal lainnya.

Cara Merawat Ban Mobil

Maka dari itu, untuk kamu pemilik mobil yang belum mengetahui tips dan cara merawat ban di musim hujan saat ini. Berikut ini adalah ulasan lengkapnya yang bisa kamu simak di bawah ini :

Jaga Tekanan Udara Pada Ban

Cara merawat ban mobil ketika musim hujan yang pertama adalah kamu perlu memperhatikan dan menjaga tekanan angin pada ban. Kekurangan tekanan angin akan mengakibatkan keausan pada sisi luar telapak ban. Selain itu, kekurangan angin akan menghasilkan panas berlebih dan akan mengurangi daya tahan ban itu sendiri.

Dan apabila ban mobil kelebihan angin, maka akan menyebabkan proses distribusi berat menjadi tidak rata di dalam kendaraan. Sehingga apabila hal tersebut terjadi akan kenyebabkan kerusakan lebih cepat dan keausan yang tidak merata, dan tentu saja akan memperpendek umur ban itu sendiri.

Lakukan Balancing Ban Mobil

Langkah yang kedua adalah dengan melakukan balancing pada ban mobil kamu. Dengan kondisi ban mobil yang seimbang dengan kendaraan, maka hal tersebut tentu saja akan memperpanjang umur pakai dari ban itu sendiri.

Periksa Ban Mobil Secara Visual

Langkah ketiga adalah lakukan pemeriksaan pada bagian tapak ban secara langsung dengan kasat mata. Apakah ada benda tajam yang menusuk ban atau beberapa kerikil tajam yang terselip pada ban. Jika ada, maka segera keluarkan dengan hati-hati.

Lakukan Perbaikan Segera

Langkah keempat adalah dengan melakukan perbaikan secara langsung. Mengetahui kapan ban perlu diperbaiki dan juga harus diganti adalah hal yang sangat penting. Apabila ban kehilangan tekanan udaranya, maka ban perlu dikeluarkan terlebih dahulu dari roda untuk dilakukan pemeriksaan internal secara lengkap hingga bisa dipastikan ban tersebut tidak mengalami kerusakan.

Beli Ban Berkualitas

Langkah terkahir yang bisa kamu lakukan untuk merawat ban mobil ketika musim hujan adalah dengan melakukan pembelian ban yang terbukti kualitasnya. Dengan membeli ban berkualitas, maka ban akan awet dan nyaman untuk digunakan di berbagai medan jalanan.

Dan itu dia cara merawat ban mobil ketika musim hujan yang bisa kamu ikuti dan pahami. Lakukan langkah demi langkah dengan benar agar mendapatkan hasil yang maksimal. Semoga bermanfaat.

Share Button

Aksesoris Mobil

Selain melakukan perawatan pada mobil kesayangan, mengetahui aksesoris mobil yang wajib ada di dalam mobil juga perlu kamu ketahui. Karena memang dengan menggunakan beberapa aksesoris mobil dapat membantu perjalanan kamu menjadi terasa nyaman dan juga aman.

Aksesoris mobil yang wajib ada dan dibeli oleh pemilik mobil adalah benda yang dapat menunjang kenyamanan penumpang dan juga keamanan selama berkendara. Jadi jangan pernah lupa untuk menambahkan aksesoris mobil berbeda dengan melakukan modifikasi mobil secara keseluruhan.

Aksesoris Mobil yang Wajib Ada di Mobil Kamu

Pastinya kamu sebagai pemiliki kendaraan menginginkan perjalanan berkendara kamu bersama mobil kesayangan terasa lancar dan nyaman. Banyak cara tentu saja untuk melakukannya, dan salah satunya adalah menambahkan beberapa aksesoris mobil. Apabila kamu masih bingung aksesoris apa saja yang wajib ada di mobil, maka berikut adalah daftar aksesorisnya yang bisa kamu simak di bawah ini :

Kotak Perkakas

Walaupun saat ini mobil kamu dalam keadaan yang optimal, namun memiliki kotak perkakas adalah sesuatu yang tidak salah untuk berjaga-jaga. Kotak perkakas dibutuhkan karena isinya seperti kunci-kunci, obeng, dan perkakas bengkel lainnya sangat berguna untuk mobil dalam kondisi darurat. Seperti ketika ban mobil kamu mengalami kempes dan bocor, kamu bisa langsung menggunakan peraralatan yang ada di kotak perkakas untuk mengganti ban serep.

Kabel Jumper

Tak ada salahnya apabila kamu menyediakan kabel jumper di mobil kamu. Hal tersebut dikarenakan apabila kamu memiliki kabel jumper, maka dapat membantu mobil milik teman ataupun orang lain yang sedang tidak bisa distarter. Terutama untuk kamu yang memiliki mobil matik dengan kondisi aki mobil yang tidak baik, maka kamu wajib menyimpan kabel jumper ini di dalam mobil.

Dongkrak Roda

Untuk dongkrak mobil sendiri biasanya sudah terdapat di mobil karena sudah disediakan oleh pabrikan mobil sebagai syarat keamanan dan juga aksesoris mobil. Namun dongkrak yang disediakan oleh pabrikan biasanya berjenis dongkrak gunting yang cara penggunaannya cukup sulit. Ada baiknya kamu menyisihkan uang untuk membeli dongkrak buaya agar bisa digunakan untuk penggantian ban mobil semakin mudah.

Pompa Angin

Pompa angin juga adalah salah satu aksesoris yang perlu kamu miliki karena memang sangat dibutuhkan ketika kamu sedang melakukan perjalanan jauh. Apabila ban mobil kempes secara tiba-tiba di tengah perjalanan yang dimana tak ada tukang tambal ban terdekat, maka kamu bisa menggunakan pompa angina ini. Dengan memiliki pompa angin, kamu bisa mengisi angin ban mobi kapan pun dan di manapun.

Namun sebagai saran yang ingin membeli pompa angina, pilihlah pompa angin portable atau memiliki ukuran yang ringkas sehingga dapat dibawa kemanapun dan disimpan dimanapun dengan mudah.

Bantal Mobil

Untuk sebuah aksesoris, bantal mobil tentu saja dibutuhkan sekali kehadirannya selama perjalanan berlangsung. Bantal mobil sendiri adalah sebuah aksesoris untuk menunjang kenyamanan penumpang ketika berkendara. Dengan mobil kamu memiliki bantal mobil, maka leher kamu tak akan terasa pegal ketika melakukan perjalanan yang panjang dan juga macet.

Parfum Mobil

Aksesoris parfur mobil memang terlihat sepele, namun untuk kamu sebagai pemilik mobil wajib memilikinya. Kehadirannya bersama wewangian akan membuat kamu tenang, rileks, dan nyaman ketika berada di dalam mobil setiap harinya.

Charger Mobil

Hampir seluruh benda elektronik yang ada pasti membutuhkan daya baterai untuk mengaktifkannya. Begitu juga dengan ponsel pintar yang kamu miliki. Dengan memiliki charger mobil, maka kamu akan tetap bisa menggunakan smartphone untuk melihat GPS ataupun hiburan multimedia tanpa khawatir dengan kapasitas baterai.

Holder Ponsel Pintar

Aksesoris yang satu ini mungkin sudah pasti mengetahuinya, holder hp ini tentu saja sangat wajib untuk dimiliki oleh banyak pengguna kendaraan mobil. Terlebih saat ini undang-undang pelarangan penggunaan hangphone ketika menyetir sudah dilarang, maka dari itu holder ini sangat dibutuhkan. Kamu akan tetap bisa menggunakan ponsel pintar kamu untuk melihat GPS tanpa perlu memegangnya lagi.

Tempat Sampah

Apakah mobil kesayangan mu memiliki tempat sampah? Jika belum ada, maka kamu perlu membelinya. Hal tersebut karena kamu sebagai pengemudi ataupun pemilik mobil perlu mengetahui bahwa membuang sampah sembarangan ke jalan adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Maka dari itu sediakan tempat sampah di dalam mobil untuk mengantisipasi hal tersebut.

Share Button

Rasa nyaman dan aman saat mengemudi tentunya bukan hanya sekadar bagaimana keadaan mobil yang tengah digunakan serta berbagai wawasan mengenai cara berkendara yang baik. Setiap pengemudi harus memiliki rasa nyaman saat mengendarai mobilnya, salah satunya dari segi pemilihan alas kaki. Faktanya, lebih dari 20% pengendara mobil tidak memilih alas kaki yang benar pada saat akan memacu kendaraannya tersebut. Hal ini tentu saja akan menimbulkan risiko yang sangat besar, bahkan membahayakan dirinya serta orang lain.

Risiko Salah Memilih Alas Kaki

Memilih alas kaki pada saat akan berkendara merupakan hal yang sangat penting. Ada berbagai risiko yang bisa saja terjadi apabila kamu tidak memilih alas kaki yang tepat. Risiko ini bisa langsung kamu alami atau bahkan dapat terjadi pada jangka waktu yang lama. Bahkan ujung-ujungnya, kecelakaan fatal dapat terjadi apabila kamu salah memilih alas kaki. Risiko dan bahaya seperti apakah itu?

  • Telapak kaki akan terasa panas

Tanpa menggunakan alas kaki yang nyaman, sistem saraf dari kaki akan bekerja lebih ekstra untuk dapat memberikan rasa aman buatmu saat berkendara. Selain itu, alas kaki yang salah akan berdampak pada kondisi otot kaki yang cepat lelah dan menimbulkan sensasi panas. Kondisi tersebut tentunya sangat berbahaya karena menjadikan kamu kehilangan fokus dan tidak merasa nyaman saat menyetir.

  • Gangguan kesehatan pada kaki

Selain merasa kepanasan, kaki dapat mengalami gangguan seperti mudah lelah dan kesemutan, hingga risiko berkeringat dan gatal-gatal yang sangat mengganggu konsentrasi. Mengabaikan alas kaki yang nyaman saat berkendara jelas akan membuat aliran darah menjadi kurang lancar sehingga menyebabkan rasa pegal dan kesemutan menjadi terasa. Bahkan, kaki juga dapat menjadi lebih mudah berkeringat jika alas kaki yang dipakai memiliki bahan yang tidak nyaman dan cepat panas. Risikonya, tentu saja akan membuyarkan konsentrasi dan pada akhirnya menyebabkan kecelakaan.

Jangan Nyeker Saat Menyetir

Sering kali, pilihan nyeker alias tidak memakai alas kaki menjadi pilihan sebagian pengendara pada saat akan menyetir mobilnya. Selain dirasa lebih bebas, banyak di antara mereka menyatakan jika pilihan membuka alas kaki akan memberikan tekanan yang lebih mantap pada saat menginjak pedal. Faktanya, berkendara tanpa menggunakan alas kaki akan senantiasa berbahaya bagi si pengemudi itu sendiri apalagi jika kakimu licin karena dapat menyebabkan slip pada permukaan kaki dan pedal. Salah injak pedal, tentu saja akan sangat berbahaya.

Apabila kamu cukup terbiasa dengan keadaan kaki yang telanjang saat menyetir mobil, segera buang kebiasaan buruk tersebut ya! Sudah banyak kasus kecelakaan terjadi karena orang-orang tidak memakai alas kaki yang proper dan aman. Kamu musti benar-benar memilih alas kaki yang tepat sehingga terhindar dari hal-hal yang merugikan.

Tips Memilih Alas Kaki untuk Menyetir

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, memilih alas kaki yang tepat adalah sebuah keharusan bagi siapa pun yang akan mengendarai dan menyetir mobil. Jangan sampai risiko kecelakaan akan semakin mudah terjadi karena adanya kesalahan pemilihan alas kaki tersebut. Adapun beberapa saran dan tips yang perlu kamu lakukan dalam memilih alas kaki untuk berkendara adalah sebagai berikut.

  • Pilih permukaan alas yang rata dan tidak licin

Permukaan alas kaki yang rata akan mengurangi risiko terjadinya slip. Oleh karena itu, sangat penting buatmu untuk tidak memilih alas kaki seperti high-heels atau sepatu hak tinggi lainnya. Selain itu, jangan pula memilih alas kaki yang licin seperti sandal yang memiliki risiko permukaan licin. Apabila terjadi slip atau gesekan yang kurang pas, tentu saja akan menghilangkan fokus bahkan bisa menyebabkan kecelakaan fatal.

  • Memastikan sol alas kaki tidak terlampau tipis

Selain permukaan alas kaki yang rata dan tidak licin, sebaiknya pilih alas kaki yang memiliki sol tebal. Namun, jangan pula terlalu tebal supaya lebih nyaman. Sekitar 2 cm saja juga sudah cukup kok, yang penting jangan terlalu tipis supaya kakimu tidak merasa cepat panas akibat gesekan dengan mesin dan pedal. Kenyamanan sol akan sangat penting sehingga kamu merasa lebih aman saat menyetir.

  • Menutup semua bagian kaki

Salah satu saran yang penting diperhatikan adalah penggunaan alas kaki yang menutupi semua bagian kaki. Bagian yang dimaksud adalah dari mata kaki ke bawah. Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah penggunaan sepatu. Selain menghindarkan kamu dari panasnya mesin dan gesekan pedal, sepatu yang digunakan juga akan menghindarkanmu dari risiko cedera dan kesemutan. Tentunya, pilihlah sepatu dengan tingkat kenyamanan yang tinggi dan mudah dipakai.

Itulah beberapa tips tentang mobil yang dapat kamu aplikasikan ketika akan memilih alas kaki saat berkendara. Selalu utamakan kenyamanan serta keselamatanmu dan orang lain ya. Semoga menginspirasi!

Share Button

Pernah mengetahui atau bahkan mengalami sendiri bagaimana menggoyang-goyangkan mobil saat mengisi bahan bakar? Sudah banyak lho yang melakukan hal tersebut, padahal sebenarnya menggoyangkan mobil saat mengisi bahan bakar bukanlah solusi yang tepat apabila ingin membuat tangki bensin menjadi penuh secara cepat. Selain itu, hal ini dipercaya juga akan membuat bensin yang masuk menjadi rata karena udara yang masih tersisa akan cepat keluar dengan cara menggoyang mobil.

Bahaya dan Risiko Menggoyangkan Mobil

Pada prinsipnya menggoyangkan mobil pada saat mengisi bahan bakar bukanlah suatu solusi yang tepat. Menggoyang-goyangkan mobil pada saat mengisi bensin boleh jadi merupakan mitos dan kebiasaan zaman dahulu yang harusnya ditinggalkan. Alih-alih memaksimalkan pengisian bensin ke dalam tangki kendaraan, justru cara menggoyangkan mobil pada saat melakukan pengisian bahan bakar akan sangat membahayakan pengguna ataupun kendaraan tersebut. Wah, bahaya seperti apa yang dimaksud? Berikut beberapa poin penting yang perlu kamu cermati dengan sungguh-sungguh

  • Risiko kebakaran hebat pada kendaraan

Apabila kamu terbiasa menggoyangkan mobil pada saat mengisi bensin, hal ini tentu saja akan menimbulkan risiko yang tidak kecil akibatnya. Salah satunya, yakni kebakaran yang dapat terjadi pada kendaraan bahkan pada tempat pengisian bahan bakar tersebut. Hal ini dapat terjadi karena adanya gesekan ujung nozel pengisian bensin dengan lubang bahan bakar. Gesekan ini akan memicu terjadinya listrik status yang akan menimbulkan api. Bahkan, kebakaran juga dapat terjadi apabila ada bensin yang mengalir keluar dari tangki bensin kemudian menyambar sesuatu yang dapat menimbulkan kebakaran.

  • Merusak lapisan cat pada permukaan mobil

Apabila mobilmu digoyang-goyangkan pada saat mengisi bahan bakar, maka bensin akan berisiko keluar dari corong pengisian dengan mudah. Melubernya bensin ini akan senantiasa mengalir ke permukaan mobil sehingga akan menimbulkan reaksi kimia yang akan merusak lapisan tersebut apabila dibiarkan atau terjadi berulang kali. Dengan begitu, penampilan mobilmu akan menjadi belang karena pengelupasan cat tersebut. Selain akan membuat penampilan mobil menjadi tidak keren lagi, kamu juga perlu merogoh kocek yang cukup dalam untuk kemudian mengecat ulang kendaraanmu itu.

  • Menimbulkan kerusakan dispenser pengisian bensin

Dispenser adalah sebutan untuk kotak pengisian bahan bakar yang terdapat di dalam SPBU. Apabila kamu menggoyangkan mobil pada saat melakukan pengisian bensin, bukan berarti tidak akan riskan. Selang yang terdapat pada dispenser bensin bisa saja lepas dan malah menimbulkan masalah yang sangat besar, terutama yang berkaitan dengan meledaknya dispenser tersebut sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran hebat. Bukan saja kerugian material yang akan ditimbulkan, namun juga kemungkinan terburuk nyawa-lah yang akan menjadi taruhannya.

Fakta Pengisian Bahan Bakar

Meminimalisir risiko saat mengisi bahan bakar dapat dilakukan secara mudah. Apalagi jika melihat fakta bahwa mekanisme pengisian bensin sangatlah sederhana. Seperti yang sudah diketahui, posisi tangki mobil sejatinya lebih rendah daripada corong pengisian yang ada di SPBU. Selain itu, sifat bensin yang merupakan benda cair tentunya akan sangat mudah mengalir dan mengisi ruangan yang kosong pada tangki. Hal inilah yang seharusnya dapat membuatmu menghindari pengisian bensin sambil menggoyang-goyangkan mobil.

Itulah beberapa hal yang harus menjadi perhatian supaya bahaya menggoyangkan mobil saat pengisian bensin dapat kamu hindari. Selain memang tidak berguna, tentunya akan menimbulkan bahaya yang besar. Nah, setelah mengetahui bahayanya, maka jangan melakukan hal tersebut ya!

Share Button

Merawat mobil merupakan suatu tanggung jawab yang harus dilakukan oleh para pemilik kendaraan roda empat ini. Tujuannya jelas, yakni supaya mesin dan komponen kendaraan tetap optimal. Contohnya saja pada velg mobil. Jika kamu harus mengganti velg mobil murah saat melakukan perawatan, tentunya tidak boleh serta merta memilih velg yang murahan tanpa disertai kualitas terbaik karena dapat mengakibatkan risiko tinggi seperti gampang lepas hingga mudah rusak meskipun baru saja diganti.

Pemilik mobil yang merawat kendaraannya secara rutin tentunya akan mendapatkan hasil komponen yang lebih berumur panjang. Artinya, komponen tersebut akan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama dan tidak perlu mengalami kerusakan parah. Ada sejumlah hal yang tentunya musti dilakukan dalam melakukan perawatan mobil ini. Berikut sejumlah ulasan contohnya.

Rutin Mencuci Mobil

Mencuci mobil sejatinya merupakan kegiatan yang cukup menyenangkan, namun tidak semua orang ternyata menyukainya. Tidak jarang, mereka membawanya ke bengkel khusus untuk mencuci mobilnya. Apapun metode dan cara pencuciannya, tentu saja dapat kamu lakukan secara rutin sehingga mobil akan terhindar dari kotoran ataupun kerak yang dapat mengganggu penampilan dan mengakibatkan kerusakan. Namun sebaiknya, bagian dalam mesin jangan terlalu banyak kena air sabun supaya mesin tidak cepat berkerak karena noda yang mengering dan sulit dibersihkan.

Mencuci mobil sebaiknya juga dilakukan ketika mesin sedang dalam kondisi yang dingin. Apabila kamu ingin mencuci mobil setelah dipakai, ada baiknya kamu menunggu sekitar 30-45 menit terlebih dahulu. Mesin yang terlalu panas kemudian terkena air tentunya dapat menimbulkan masalah yang serius, seperti cepat aus atau bahkan bisa saja menyebabkan konslet. Bahkan jika mobil dalam keadaan panas juga akan berakibat buruk jika kamu terkena bagian mesin yang panas tersebut. Selain luka bakar yang bisa menjadi serius, bisa saja komponen tersebut malah akan rusak dan harus diganti kembali.

Cek Berkala Komponen Mobil

Pengecekan secara rutin dan berkala akan membuat keadaan mobil menjadi lebih mudah dioperasikan. Selain itu, pengeluaran juga lebih hemat karena kamu tidak perlu langsung mengeluarkan kocek dalam pada satu kali perbaikan. Tentunya, pengecekan harus dilakukan luar dalam, baik dari eksterior mobil hingga interiornya. Pengecekan di luar mobil bisa dilihat dari keadaan bodi apakah ada kemungkinan penggantian velg mobil murah, adanya bagian yang lecet, peyok, dan sebagainya. Keadaan dalam mobil juga perlu diperhatikan, baik dari kondisi air conditioner, pintu, jendela, dan lain-lain supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Apabila kamu merasa kurang yakin untuk mengecek komponen mobil secara mandiri, kamu bisa membawanya ke bengkel terdekat. Namun sebaiknya, sebagai pemilik kendaraan kamu juga musti punya pengetahuan yang mendasar mengenai komponen mobilmu tersebut. Hal-hal sederhana seperti suara mesin mobil, kelancaran aliran bensin, hingga yang berkaitan dengan pedal dan rem tentunya menjadi pengetahuan mendasar yang perlu kamu tahu supaya jika terjadi kendala dapat segera diketahui penyebabnya. Selain itu, akan menghemat ongkos pengecekan dan perbaikannya juga bukan?

Ban, Oli, dan Penggantian Komponen

Salah satu perawatan mendasar yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengecek bagaimana keadaan ban dan oli yang ada dalam mobilmu tersebut. Tekanan ban dapat dicek setiap bulan atau pada saat akan melakukan perjalanan jauh. Adapun berapa tekanan yang disesuaikan tentunya harus sama seperti yang sudah disarankan oleh pabrikan. Jangan lupa juga untuk senantiasa mengisi tekanan ban cadangan dengan besaran yang sama supaya jika pada saat terjadi sesuatu dapat diganti dengan tipe yang sama. Jangan lupa juga untuk mengecek kondisi ban apakah ada sesuatu yang dapat mengakibatkan kecelakaan seperti kerikil atau bahkan paku yang tertancap.

Mesin-mesin mobil dan kondisi oli juga hendaknya mendapatkan perhatian khusus. Apabila memang sudah tidak layak, kamu bisa menggantinya dengan komponen yang lebih baik. Kamu juga perlu mengganti oli secara rutin supaya mesin tidak bekerja dengan begitu keras sehingga cepat aus dan malah menimbulkan risiko besar. Selain dari oli mesin, oli transmisi juga penting lho. Meskipun tidak semua mobil mewajibkan kita untuk mengganti oli transmisi, namun pengontrolan juga perlu dilakukan secara berkala. Jangan lupa juga bagian rem supaya tidak terjadi kebocoran atau blong.

Mengganti komponen pada mobil juga menjadi salah satu cara merawat yang lazim dilakukan, terutama apabila komponen tersebut mengalami kerusakan. Misalnya saja pada bagian velg di mana sering kali terbentur atau adanya baret yang sangat mengganggu. Nah, penggantian velg mobil murah dapat menjadi solusi buatmu dalam memperbaiki kerusakan tersebut. Tentunya, selalu pastikan kualitasnya terjamin, baik dari bentuk fisik maupun cara pemasangannya. Jadi, mobilmu akan terlihat lebih keren lagi dan dapat berumur panjang, bukan?

Share Button

Saat ini mobil sudah banyak digunakan terutama bagi banyak orang di daerah perkotaan. Ada beberapa jenis mobil yang kerap digunakan, yakni yang memiliki transmisi manual dan otomatis alias mobil matic. Kemudahan yang diberikan oleh mobil matic tentunya membuat banyak orang memilih jenis mobil yang satu ini dibandingkan dengan kendaraan manual.

Meskipun demikian, masih banyak orang yang menganggap jika mobil matic lebih boros dibandingkan dengan mobil manual. Tidaklah mengherankan apabila kemudian kamu sebagai pengguna mobil matic perlu menyiapkan kocek yang lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan bensin yang bisa mencapai 40-45 persen dari biaya mobil secara keseluruhan. Lantas, apakah bisa memenuhi kebutuhan mobilitas dengan kendaraan matic ini namun dengan biaya yang jauh lebih murah?

Kendarai Mobil Matic yang Irit Bensin

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk dapat lebih menghemat bahan bakar meskipun menggunakan mobil dengan transisi otomatis. Yang pertama, misalnya memainkan pedal gas secara perlahan terutama pada saat kamu akan menambah kecepatan. Hal ini bertujuan untuk membuat aliran dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih ringan dan tidak terkesan deras. Gas yang diinjak terlalu dalam tentunya akan menambah daya dan tenaga yang banyak sehingga akan membuat bensin menjadi boros.

Di luar itu, ada beberapa hal lain yang juga bisa menjadi perhatian dan pertimbangan dalam mengendarai mobil matic tersebut. Hal-hal berikut adalah sejumlah cara yang mudah dan terkesan sederhana untuk dilakukan sehingga bisa lebih menyesuaikan diri dengan teknik mengemudi yang lebih baik. Apa sajakah itu? Berikut beberapa poin pentingnya.

Tidak Sering Menginjak Rem

Keseringan menginjak pedal rem pada mobil yang memiliki transmisi otomatis ternyata dapat mengakibatkan pemborosan bahan bakar. Sayangnya, ada beberapa kondisi di mana kita harus menginjak rem secara cepat dan tiba-tiba. Disarankan hal ini tidak serta merta selalu dilakukan, oleh karenanya akan lebih baik jika kamu lebih konstan dalam mengatur kecepatan saat berkendara. Janganlah terlalu cepat ataupun terlalu lambat supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mengerem mendadak karena terlalu cepat mengendarai mobil.

Mengatur Tekanan Ban

Ban mobil adalah hal yang cukup penting bagi jalannya sebuah kendaraan. Dengan tekanan yang cukup dan memadai, tentunya akan lebih efisien dan hemat bahan bakar. Ban yang tekanannya kurang dari standar akan membuat mesin mobil menjadi lebih keras bekerja sehingga bahan bakar yang dibutuhkan menjadi lebih banyak lagi. Namun, jangan pula mengatur tekanan ban terlalu tinggi karena juga akan berisiko terhadap kenyamanan dan keamanan selama berkendara.

Isi Bensin Ketika Mesin Dingin

Mengisi bahan bakar memang penting bagi setiap pengendara karena tanpa adanya bahan bakar yang memadai, maka mobil tidak akan bisa dijalankan secara maksimal. Apabila kamu menggunakan mobil dengan transmisi otomatis, ada baiknya jika kamu melakukan pengisian bahan bakar pada saat mesin dalam kondisi yang dingin. Apabila kamu mengisi bensin sewaktu mesin mobil dalam keadaan panas, maka cairan bensin tersebut akan mudah memuai sehingga akan berakibat pada kebutuhan bensin yang lebih banyak. Semakin banyak bensin yang dibutuhkan, maka semakin banyak pula budget yang musti kamu siapkan. Jadi, pastikan kamu mempertimbangkan hal tersebut supaya lebih hemat, ya!

Perpindahan Transmisi Kecepatan Mobil

Salah satu hal yang sebaiknya diperhatikan apabila ingin menghemat bensin pada penggunaan kendaraan mobil matic adalah transmisi pada kendaraan tersebut. Konsumsi bensin menjadi tidak efisien apabila mobil yang memiliki transmisi otomatis ini bertahan pada gigi yang lebih rendah. Hanya saja, sebaiknya kamu memindahkan transmisi lebih awal apabila sudah mencapai kecepatan standar, sekitar 50 km/jam. Jika kamu sudah berada pada gigi transmisi yang lebih tinggi, kamu bisa mulai mempercepat kendaraan secara perlahan sehingga tidak banyak memakan konsumsi bahan bakar.

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan bagaimana mengendarai mobil matic dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan bahan bakar. Kamu bisa mencoba beberapa tips di atas supaya lebih menghemat pengeluaran akibat penggunaan bensin yang terlalu boros. Nah, semoga bermanfaat!

Share Button

Apakah kamu senang memodifikasi mobil? Jika iya, tentu salah satu modifikasi yang banyak dilakukan adalah pada velg dan ban mobil tersebut. Selain untuk menambah estetika dari mobil tersebut, tentunya akan menambah kepercayaan diri dari si pemilik mobil tersebut. Apalagi jika pemilihan velg dan ban benar-benar sesuai dengan karakter pemilik, maka mobil akan terlihat lebih keren dan kamu akan jauh lebih yakin untuk berkendara ke mana pun.

Sayangnya, masih banyak orang mengganti velg dan ban mobil dengan tidak menghiraukan panduan dan langkah-langkah yang tepat. Kebanyakan dari mereka hanya asal memilih velg dan ban tanpa menyesuaikan ukuran dan jenis yang sesuai dengan kondisi mobil. Padahal, apabila hal semacam ini diabaikan maka akan mengakibatkan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara menjadi berkurang bahkan bisa saja berakibat fatal bagi keselamatanmu.

Tips Mengganti Velg Mobil

Mengganti velg mobil memang seharusnya tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang memang musti diperhatikan dengan seksama supaya kendaraanmu lebih aman dan nyaman saat digunakan, baik dari bahan, model, hingga hal-hal yang berkaitan dengan kualitas dari velg itu sendiri. Adapun hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah seperti berikut.

  • Bahan dan desain velg

Bagi kamu yang ingin mencari velg dan menggantinya, sebaiknya pilih velg yang lebih ringan namun memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat. Selain itu, desain dan model juga musti diperhatikan dengan baik sehingga sesuai dengan kebutuhanmu, apakah hanya sekadar mempercantik mobil atau untuk touring. Adapun model velg sebaiknya dapat dicari sesuai dengan fungsinya, baik yang berbentuk satu bagian (one piece) yang lebih berat atau tiga bagian (three pieces) yang lebih ringan dan dapat diganti jika salah satu komponennya rusak.

  • Ukuran yang disesuaikan dengan ban

Dengan memperhatikan aspek rasio dan ketebalan ban, kamu bisa menyesuaikan dengan diameter luar ban tersebut. Sebisa mungkin, diameter luar ban haruslah tetap disamakan kendati ukuran velg diubah menjadi lebih besar. Idealnya, ukuran velg sebaiknya naik 2 inci dari ukuran standar. Dengan begitu, ban yang digunakan akan lebih nyaman sesuai dengan standar dan kamu juga tidak perlu repot melakukan kalibrasi ulang speedometer mobil.

Mengganti Ban Mobil dengan Tepat

Penggantian ban juga perlu dilakukan dengan seksama sehingga akan menimbulkan kesan aman dan nyaman saat digunakan. Terlebih pada saat akan membeli, biasanya kamu akan diberikan beberapa pilihan harga, merek, hingga ukuran dari ban tersebut. Oleh karenanya, sebaiknya pastikan kembali beberapa hal berikut sebelum kamu memutuskan memilih ban untuk menggantikan ban mobil lamamu.

  • Ban yang akan diganti sama dengan bawaan pabrikan

Pemilihan ban yang berbeda dengan bawaan pabrik biasanya tidak direkomendasikan karena dari spesifikasi sudah berbeda. Tentunya, kalkulasi atau penghitungan detail sudah dipertimbangkan saat akan mendesain mobil. Apabila diganti dengan ban yang jenisnya berbeda, maka akan menyebabkan risiko yang tinggi dan kenyamanan juga akan terganggu. Kamu juga tidak boleh asal tergiur dengan harga yang terlampau murah.

  • Mempertimbangkan ukuran dan kapasitas ban

Apabila susah memilih ban yang sesuai dengan pabrikan dan terpaksa memilih ban dengan merek lain, tentunya kamu perlu mempertimbangkan ukuran dengan saran satu tingkat lebih di atas. Kamu juga perlu mempertimbangkan kapasitas maksimal pengangkutan beban dan batasan kecepatan maksimal ban ketika digunakan berkendara. Dengan begitu, kamu tidak boleh sembarangan, bukan?

Penulis Aditia Novit

Share Button

Membeli mobil bekas saat ini sudah banyak menjadi pilihan banyak kalangan yang ingin memiliki kendaraan pribadi namun terkendala dengan masalah biaya. Selain lebih murah, spesifikasi mobil yang didapatkan biasanya tidak jauh berbeda dengan mobil-mobil baru kebanyakan. Hanya saja, penting buatmu mengetahui bahwa tidak semua mobil bekas memiliki riwayat jalan yang mulus. Sering kali mobil-mobil bekas yang keluar di pasaran merupakan mobil yang sebelumnya terlibat kecelakaan.

Memang tidak sepenuhnya salah, namun membeli mobil dengan riwayat kecelakaan ternyata memiliki risiko yang cukup besar. Tabrakan akan membuat struktur bodi mobil menjadi berubah, bagaimanapun kita memperbaikinya dengan mengganti bodi mobil tersebut, tentunya tidak senyaman jika dibandingkan dengan bodi mobil yang tidak pernah dimodifikasi. Jika kerusakan tersebut cukup massif, maka ke depannya kamu malah harus merogoh kocek lebih dalam untuk servis mobil berkali-kali.

Bagaimana Seharusnya Memilih Mobil Bekas?

Sebelum memilih mobil bekas, kamu musti memperhatikan beberapa detail kecil yang akan berdampak lebih luas jika dibiarkan. Kamu memang tidak salah jika ingin membeli mobil bekas walaupun memiliki riwayat kecelakaan atau tabrakan, namun sebaiknya harus dipastikan kembali kelengkapan mobil yang ada, serta mintalah jaminan kepada penjual seperti adanya asuransi atau jaminan perawatan mobil pasca mengalami kecelakaan tersebut.

Dalam memilih mobil bekas tentunya kamu juga tidak boleh asal tergiur dengan harga yang murah. Sudah banyak orang mengalami penipuan karena menuruti harga yang sangat miring tersebut. Harga beli yang dikeluarkan ternyata tidak sebanding dengan harga make-over yang banyak ongkosnya. Bukannya malah untung, namun malah rugi karena begitu banyak biaya yang sebenarnya tidak perlu dikeluarkan namun malah berubah menjadi fokus utama.

Ciri-Ciri Mobil Bekas Tabrakan

Untuk bisa terhindar dari penipuan karena salah memilih mobil bekas, ada baiknya jika kamu mengetahui beberapa detail kecil mengenai mobil dengan riwayat kecelakaan atau tabrakan. Hal-hal semacam ini dapat kamu ketahui dari beberapa ciri seperti di bawah ini.

  • Bodi yang banyak dempulan

Mobil bekas tabrakan tentunya akan mengalami berbagai tindakan karena sebelumnya penyok atau pecah di beberapa bagian tertentu. Sebagai calon pembeli, kamu musti melihat secara detail apakah bodi mobil tersebut ada yang mencurigakan. Entah dari bodi depan, bumper, velg, bahkan pilar atau bagian belakang mobil, semuanya musti dicek dengan teliti. Hal-hal yang perlu dilihat adalah apakah mobil tersebut memiliki dempulan las hingga adanya bekas servis yang tidak rapi. Kamu juga musti melihat apakah mobil tersebut memiliki cat yang belang tidak wajar atau bahkan mobil tersebut mengalami pengecatan ulang. Selalu pastikan kembali kepada penjual mengapa terjadi perubahan pada bodi mobil yang akan kamu beli tersebut.

  • Adanya cacat pada mesin, rangka, atau sasis

Pada saat kamu akan memeriksa mobil pilihanmu, sebaiknya tidak hanya sekadar memeriksa kerusakan seperti penyok atau baret sebab sebenarnya hal tersebut akan mudah diperbaiki oleh bengkel mobil yang spesialisnya body repair. Namun, kamu juga perlu memeriksa bagian rangka mobil seperti kolong, ruang mesin, hingga bagasi. Kecacatan pada bagian rangka ini sifatnya permanen dan harus diperbaiki dengan cara dilas atau diketok. Jika kamu menemukan bekas perlakuan tersebut, maka dapat dipastikan mobil pilihanmu itu pernah mengalami tabrakan atau kecelakaan.

Demikian beberapa hal yang berkaitan dengan bagaimana memilih mobil bekas agar terhindar dari penipuan. Semoga senantiasa bermanfaat!

Share Button